Nama: Bambang Triguna
NPM: 11112364
Kelas: 3KA09
DEDUKTIF VS INDUKTIF
Definisi
Deduktif
dan induktif merupakan metode dalam penalaran atau logika. Sehingga keduanya
sering disebut penalaran deduktif dan penalaran induktif.
Penalaran
deduktif adalah penalaran atau pendekatan yang dimulai dari hal hal yang umum
ke hal hal khusus atau dari general ke spesifik. Sedangkan penalaran induktif
adalah kebalikan dari penalaran deduktif, yaitu dimulai dari hal hal yang
khusus ke hal yang umum atau dari spesifik ke general. Dalam pendekatan
deduktif kaidah bahasa disajikan terlebih dahulu sebelum contoh-contoh. Pendekatan
induktif dalam pembelajaran gramatika adalah pendekatan yang menyajikan
contoh-contoh terlebih dahulu sebelum kaidah bahasa.
Metode
1.
Metode Deduktif
Metode berpikir deduktif adalah
suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya
telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau
pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.
Metode
deduktif dalam tahapan-tahapannya, sama dengan metode lain, yaitu:
1. Tahapan
Sepekulasi (berasal dari bahasa latin “speculum/cermin”),
2. Tahapan
Observasi dan klasifikasi,
3. Tahapan
perumusan hipotesis.
2.
Metode Induktif
Metode berpikir induktif adalah
suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasi pengamatan
empiric dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat
umum. Dalam hal ini panalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran
deduktif.
Contoh:
Dono mengenakan almamater sewaktu sidang skripsi, Dini mengenakan almamater
sewaktu siding skripsi.
Kesimpulan:
Semua mahasiswa mengenakan almamater ketika sidang skripsi.
Kelebihan
dari metode induktif adalal sebagai berikut:
1. Metode
induktif lebih dapat menemukan kenyataan yang kompleks yang terdapat dalam
data.
2. Metode
induktif lebih dapat membuat hubungan antara peneliti dengan responden menjadi
eksplisit, dapat dikenal dan dipertimbangkan.
3. Metode
induktif lebih dapat memberikan latar secara penuh dan dapat membuat
keputusan-keputusan tentang dapat tidaknya pengalihan kepada latar lainnya.
4.
Metode induktif lebih dapat menemukan pengaruh bersama yang mempertajam
hubungan-hubungan.
5. Metode
deduktif memperhitungkan nilai-nilai secara eksplisit sebagai bagian dari
setuktur analitik.
Perbedaan
Perbedaan
dasar di antara keduanya dapat disimpulkan dari dinamika deduktif dengan
progresi secara logis dari bukti-bukti umum kepada kebenaran atau kesimpulan
yang khusus; sementara dengan induksi, dinamika logisnya justru sebaliknya.
Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model
yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku
secara umum.
Penalaran
deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai
kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji
informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang
spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum. Pada abad ke-19, Adams dan
LeVerrier menerapkan teori Newton (prinsip umum) untuk mendeduksikan
keberadaan, massa, posisi, dan orbit Neptunus (kesimpulan-kesimpulan khusus)
tentang gangguan (perturbasi) dalam orbit Uranus yang diamati (data spesifik).