Sistem Manajemen Basis Data
Sebelum
membahas mengenai manajemen sistem basis data, ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu
sistem, manajemen, dan basis data itu sendiri. Jika kita bicara tentang sistem
berarti kita bicara tentang suatu tujuan. Karena pada dasarnya sistem merupakan
kinerja antar komponen komponen untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Selanjutnya adalah manajemen. Pengertian manajemen tidak terlalu berbeda dengan
sistem, karena pada manajemen juga terjadi suatu hubungan antar komponen. Namun
biasanya manajemen menitikberatkan pada cara cara dalam pengolahan atau
pemrosesannya sehingga tercapai hasil yang optimal dan sesuai tujuan. Terakhir adalah basis data. Secara
sederhana basis data merupakan pengintegrasian dari komponen atau data data menjadi
terorganisasi sehingga memudahkan aplikasi aplikasi atau perangkat lunak dalam mengaksesnya,
karena data data tersebut letaknya menjadi terpusat.
Dari penjabaran penjabaran tersebut dapat ditarik
kesimpulan. Sistem manajemen basis data adalah perangkat lunak yang bekerja
secara berkesinambungan dengan hardware dalam pemeliharaan dan pemanipulasian
data seperti menambah, menghapus atau mengubah dalam jumlah besar dengan tujuan
mendapatkan hasil pengolahan yang efektif dan efisien.
Dalam cara aksesnya, sistem manajemen basis data dapat diakses menggunakan bahasa bahasa
pemrograman. Jenis bahasa pemrograman yang digunakan bergantung pada model
model sistem manajemen basis data yang digunakan. Oleh sebab itu perlu diketahui
terlebih dahulu model apa yang digunakan sistem manajemen basis data tersebut.
Setelah itu barulah dapat dengan mudah menentukan jenis bahasa pemrograman apa
yang akan digunakan untuk mengkasesnya.
Terdapat dua model dalam sistem manajemen basis
data, yaitu:
1. Model
Data Berbasis Obyek
Pada model ini digunakan konsep
konsep seperti konsep atribut, entitas dan relasi antar entitas tersebut.
Contohnya: model data fungsional, model data berorientasi obyek, dan model data hubungan
antar entitas.
2. Model
Data Berbasis Baris
Merupakan model data berbentuk baris
yang bersifat tetap sehingga dapat dibedakan dengan baris baris lainnya.
Contohnya: model data relasioanal, model data hierarki, dan model data jaringan.
Contohnya: model data relasioanal, model data hierarki, dan model data jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar