Gunadarma University

Gunadarma University

Jumat, 10 Mei 2013

Manusia Dan Kegelisahan


Manusia Dan Kegelisahan

            Kegelisahan merupakan suatu kondisi dimana seseorang merasa tidak tentram hatinya, tidak tenang pikirannya, perasaan cemas dan khawatir yang berkecamuk, biasanya disertai dengan jantung yang berdebar debar. Seseorang yang sedang gelisah biasanya ditunjukan dengan ekspresi wajah atau gerak geriknya. Ada terlihat murung, berjalan mondar mandir, atau ada pula yang melamun. Kegelisahan merupakan hal yang wajar dialami seseorang. Itu muncul ketika seseorang memikirkan tentang sesuatu hal, baik hal yang dihadapi dirinya maupun hal yang dihadapi orang lain. Pada titik kegelisahan yang tinggi, ini dapat menyebabkan seseorang depresi. Terlebih ketika hal yang digelisahkan merupakan hal yang sangat intim baginya. Seperti contohnya dalam lingkup keluarga, kelangsungan hidup, dan lain lain. Contohnya kegelisahan seorang ayah ketika anaknya masuk rumah sakit. Segala sesuatunya pasti dipikirkan oleh sang ayah tersebut. Bukan hanya memikirkan biaya berobatnya tapi juga kesembuhannya.
            Kegelisahan memang kerap muncul dalam kehidupan sehari hari, baik menghadapi sesuatu yang sebenarnya sudah dipersiapkan matang sebelumnya apalagi pada hal yang benar benar tidak diduga sama sekali. Seperti contoh diatas yaitu seorang ayah yang anaknya sedang sakit. Sakit merupakan salah satu hal yang datangnya tidak di duga. Ayah tersebut pasti spontan merasa gelisah, cemas, dan khawatir. Terlebih ketika misalnya ayah tersebut sedang tidak memiliki biaya untuk membawa ke rumah sakit. Pastilah muncul segala bayangan kemungkinan kemungkinan yang tidak diinginkan. Merasa kebingungan pula bagaimana mendapatkan pinjaman biaya untuk berobat anaknya. Setelah mendapat biaya pun, ayah tersebut pasti tetap masih gelisah memikirkan bagaimana kah penyakit anaknya, dan bagaimana kesembuhannya.
            Menurut saya, kegelisahan itu hal yang lumrah. Hal yang paling penting dipahami adalah bagaimana menanggapi kegelisahan terhadap sesuatu yang tengah terjadi pada seseorang tersebut. Hati memang tidak dapat dibohongi ketika sedang gelisah, tetapi yang terpenting adalah hati itu harus tetap tenang. Sebisa mungkin kita tidak tegang dalam menghadapinya. Pikiran tegang yang berlebihan bisa bisa malah membuat menjadi depresi. Kita hrus tetap rileks agar pikiran kita tetap jernih dan tidak berprasangka yang tidak tidak. Semuanya pasti ada jalan keluar, baik atau buruk yang kita temui nanti, harus sudah kita persiapkan untuk menerimanya. Jangan terlalu larut menghadapi sesuatu, yang penting kita tetap harus focus. Prioritaskan apa yang benar benar memang perlu diprioritaskan, kesampingkan hal yang lain dulu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar