Gunadarma University

Gunadarma University

Jumat, 26 April 2013

Manusia Dan Pandangan Hidup


Manusia Dan Pandangan Hidup

            Pandangan hidup bisa diartikan opini, persepsi yang digunakan seseorang sebagai patokan, pegangan, pedoman yang menjadi arah manusia tersebut dalam berkehidupan di dunia ini. Pandangan hidup seseorang biasanya mulai tumbuh pada usia usia tertentu, seiring dengan menginjaknya usia dewasa. Pandangan hidup muncul atas kemauan dari dalam diri manusia itu sendiri sebagai hasil pengalaman hidup, dari situlah manusia akan mencerna dan menilai sesuatu yang disaksikan atau ditemuinya. Kerap kali terjadi perbedaan pandangan dalam kehidupan ini. Seperti contohnya orang tua yang ngotot memaksakan anaknya untuk menjadi dokter, sehingga orang tuanya memaksa agar si anak berkuliah dan mengambil kedokteran. Sementara si anak mempunyai minat pada bidang komputer, dia ingin ingin mengambil ilmu komputer. Menurut orang tuanya, peluang karir sebagai dokter sangat bagus, sementara menurut anak, peluang karir di dunia komputer lah yang memiliki prospek paling bagus di masa yang akan datang.
            Dari contoh diatas dapat dilihat perbedaan pandangan yang sangat mencolok antara orang tua dan anak. Seharusnya orang tua lebih dapat menghargai pilihan si anak. Si anak lah yang akan menjalaninya, orang tua seharusnya mendukung pilihan si anak, mencukupi kebutuhan mater dan imateri si anak. Tidak jarang perbedaan pandangan dalam menyikapi sesuatu kerap terjadi konflik. Semua pihak menanggap pandangannya lah yang paling benar, dan bagi mereka orang orang yang berfikiran tertutup bahkan hal seperti ini bisa menjadi konflik fisik. Seseorang akan memperjuangkan sekuat mungkin pandangan hidupnya itu. Dan bisa saja akhirnya menumbuhkan sifaf kefanatikan yang kuat. Pandangan hidup yang baik pasti akan diteladani oleh orang banyak, terlebih ketika bermanfaat untuk membangun kepribadian baik masyarakat luas.
            Menurut saya, pandangan hidup itu hak masing masing pribadi seseorang. Selama itu tidak merugikan pihak tertentu, menurut saya sah sah saja. Diperlukan kerjasama dengan orang sekitar agar orang sekitar tersebut dapat memahami, menghargai dan memberi toleransi lebih terhadap bagaimana pandangan seseorang. Tiap seseorang memiliki alasan terhadap pandangan hidupnya, tentu saja menurut orang tersebut pandangannya lah tersebutlah itu yang paling baik. Pandangan hidup itu berorientasi ke masa depan, merupakan suatu cita cita, jadi sangat diperlukan persiapan dan bekal yang cukup untuk menunjangnya. Pandangan hidup pribadi harus konsisten, memiliki imunitas terhadap orang lain, namun orang lain berhak meluruskan pandangan hidup seseorang apa bila dirasa kurang pas dalam kehidupan bermasyarakat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar